saat bintang berharap purnama…

November 11, 2009

Saat aku itu  bintang, maka aku akan menjadi noktah dalam langit yang tak bertepi. Yang selalu setia menemani bulan dimalam-malam-Nya. Kesepianku akan menjadi sirna jika ada sedikit temaram sang purnama, walaupun tak abadi tapi tetap setia mengisi jarak di celah langit yang sungguh sunyi.

Kuharapkan sang bulan datang, disaat keredupan cahaya mulai terasa. Meredup, menujam suatu realita bahwa hidup ternyata fana. Tapi, dimana bulan itu berada??. Yang kulihat hanya sebundar cahaya saja yang selalu datang, dan ketika tak kuharapkan mereka pun enggan kembali pulang.

Dan, kini ku percaya akan sebuah rasa, aku sebagai bintang selalu mengharapkan purnamanya sang bulan, untuk terus berdiam membentuk suatu temaram hingga ku terdiam.

“Jika ada satu rasa yang mulai menghangat di satu hati, biarkan bersemi mengisi satu ideologi.”

-hazz-

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.